Sabtu, 25 September 2010

Hidupku ...

Sulit memang jalani hidup ...
tapi mesti terus berjalan ...

SEMANGAT

Rabu, 31 Maret 2010

KSN Berakhir, PSSI 'Menang'




Kongres Sepakbola Nasional (KSN) yang menghabiskan biaya sekitar Rp 3 miliar telah berakhir. Delapan butir rekomendasi yang kemudian dipangkas menjadi tujuh dihasilkan. PSSI dinilai sebagai 'pemenang'.

Kongres yang digelar di kota Malang, 30-31 Maret 2010, yang gagasannya dicetuskan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, karena merasa gerah dengan nihilnya prestasi persepakbolaan di Tanah Air, resmi ditutup sekitar pukul 14.20 WIB di Hotel Santika oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng.

Pada sesi terakhir pembacaan rekomendasi, sempat terjadi 'kejutan' ketika dua poin yang tidak dihasilkan dalam sidang komisi-komisi, tiba-tiba tertera dalam nota keputusan yang dibacakan ketua kongres sekaligus pimpinan sidang, Agum Gumelar.

Dua hal itu adalah poin pertama yang berbunyi "PSSI perlu segera melakukan reformasi dan restrukturisasi atas dasar usul, saran dan kritik serta harapan masyarakat, dan mengambil langkah-langkah kongkret sesuai aturan yang berlaku untuk mencapai prestasi yang diharapkan masyarakat."

Hal kedua adalah poin kedelapan, "Pemerintah dan masyarakat perlu mengawal hasil rekomendasi yang konkret, dalam hal ini diminta kepada Presiden RI untuk membentuk Dewan Sepakbola Nasional yang bersifat Independen."

Setelah hasil rekomendasi selesai dibacakan, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid melakukan interupsi. Ia memprotes keras karena menganggap rekomendasi tersebut tidak sesuai dengan apa yang direkomendasikan dalam sidang komisi-komisi.

"Kami menyayangkan, kenapa pemikiran-pemikiran cerdas dari Komisi A, B dan C menjadi tidak dimasukkan dalam rekomendasi," ujar Nurdin dengan nada tinggi, berdiri di depan mikrofon.

Suasana tiba-tiba menjadi panas. Para pendukung Nurdin dan kalangan PSSI menyahuti pimpinannya itu dengan teriakan-teriakan protes. Air muka Agum mendadak berubah tegang. Ia lalu mengatakan, dalam perumusan rekomendasi yang dibuat oleh tim perumus yang telah disepakati, terdapat dua perwakilan PSSI yaktu Subardi dan Mafirion.


Nurdin menjawab, dua orang itu sambil menangis-nangis mengadukan kepada dirinya bahwa mereka ditekan untuk menyetujui rekomendasi tersebut. Agum tak terima dengan pernyataan itu, dan meminta Subardi dan Mafirion menjelaskan keberadaannya dalam perumusan tersebut. Suasana kian menegangkan.

Di depan peserta kongres, keduanya menyatakan tidak setuju dengan perubahan rekomendasi itu, namun kemudian memilih tidak melanjutkannya karena merasa anggota tim perumus lain bersikeras dengan hasil-hasil tersebut.


Agum beberapa kali terlihat tertegun, namun wajahnya tampak mengeras, seperti menahan emosi. Ia lalu 'dikeroyok' oleh beberapa pengurus PSSI yang bergantian menyatakan protes atas rekomendasi tersebut.

"Saya merasa sedih karena Pak Subardi dan Mafirion merasa tidak diakomodir oleh saya sebagai pimpinan sidang," tutur mantan Danjen Kopassus itu.


Agum lalu menawarkan peserta kongres yang tidak setuju dengan rekomendasi untuk berdiri. Namun kubu PSSI tidak ada yang berdiri, malah berteriak-teriak bahwa cara itu tidak bisa dilakukan.

Anggota Eksekutif PSSI Togar Manahan Nero ikut angkat bicara dan dengan nada tinggi meminta butir delapan dari rekomendasi tersebut dihapus. Agum kembali terdiam dalam air muka yang tidak berubah. Melihat dia seperti itu, suasana kongres sempat hening. Para peserta menunggu-nunggu apa yang akan terjadi.

Agum lalu menawarkan, siapa yang setuju dan tidak dengan hasil rekomendasi tersebut. Masing-masing kubu bersuara. Masih deadlock. Sementara kubu PSSI masih lebih dominan dengan teriakan-teriakannya.

Akhirnya Agum mengambil keputusan bahwa butir delapan tersebut, tentang ide pembentukan Dewan Sepakbola Nasional, ditiadakan alias dianulir, sebagaimana keinginan pihak PSSI. Peserta lain, yang suaranya memang terlanjur kalah sedari awal, tak bisa berbuat apa-apa lagi.

Agum lalu mengetuk palu sidang, menyerahkan hasil rekomendasi yang tinggal tujuh poin itu kepada Menegpora Andi Mallarangeng, yang kemudian secara resmi menutup kongres tersebut.

Beberapa peserta kongres menunjukkan sikap kekecewaan. Dari beberapa mulut mereka terdengar gerutuan, "PSSI menang."


SUMBER

Kamis, 25 Februari 2010

Uji Kompetensi SMK, Bukan Sekedar Gugurkan Kewajiban



Sebagai tolak ukur tingkat keberhasilan siswa SMK, peranan Dunia Industri diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia yang siap dalam menghadapi dunia kerja. Kompetensi siswa SMK diuji untuk memperoleh acuan mengenai tingkat kesiapan menghadapi setiap kebutuhan dunia kerja dimasing-masing program keahliannya.

Keberadaan Dunia Industri sangat berarti dalam pemenuhan kebutuhan kompetensi saat ini. Sehingga dalam proses tersebut diharapkan pihak internal/sekolah dan eksternal/DUDI dapat berperan semestinya. Kesesuaian Kurikulum dengan kebutuhan Dunia Industri memiliki peranan besar sehingga lulusan SMK memang telah dipersiapkan untuk senantiasa mengikuti kebutuhan industri.

“Saya tidak mau ujikom sekedar gugurkan kewajiban Siswa maupun Sekolah, yang nantinya justru siswa tidak dapat apa-apa dan sekolah pun tidak punya tolak ukur untuk tingkat pemenuhan kompetensi siswanya ditahun yang akan datang” Ujar Hj. Ridna Andriana Ketua Jurusan TIK SMKN 1 Cianjur. “Siswa harus lebih banyak menguasai kebutuhan industri terkini, dan jangan puas dengan apa yang telah diperolehnya di Sekolah”, tambahnya dikala diskusi sambil mengawasi pelaksanaan Uji Kompetensi Siswa/i RPL .

Masing-masing komponen pendukung mulai dari Guru, Siswa, Materi dan Dunia Industri harus sinergi sehingga dalam proses pemenuhan Tenaga Kerja yang kompeten dibidangnya masing-masing bisa tercapai dengan hasil yang maksimal.

“Meski siswa saya ada yang lulus dengan syarat, saya bangga itu berarti peningkatan dalam segala hal harus tetap ada. Berbeda dikala semua dinyatakan lulus sempurna, kecenderungannya saya sudah menjadi guru yang sempurna dalam memberikan materi selama 3 tahun ini. Apalagi ini adalah pertama kalinya Jurusan Saya meluluskan Siswa TKJ yang sudah pastinya wajib dikritik dan diberikan masukan dari Dunia Industri.” ujar Ngatoilah Guru Teknik Komputer Jaringan SMKN 1 Cianjur.

sumber

Jumat, 12 Februari 2010

PERSIB di ESPN STAR


ESPN STAR Sports adalah televisi berbayar yang didirikan oleh dua raksasa broadcasting didunia yaitu ESPN Inc yang berbasis di amerika dan Star Corp yang berbasis di Asia. Program-program acara ESPN STAR Sports disiarkan di asia dan sudah meng-cover 24 negara, termasuk Malaysia, Hongkong, India, dll.

Pada tahun 2010 ini, sebuah program acara ESPN STAR bernama Football Asia rencananya akan dikembangkan. Dengan mengusungtagline ‘To Extend The Range Of The Game’, mereka berniat untuk membeli hak siar pertandingan Persib. Hal ini sudah digembar-gemborkan oleh para pembaca berita mereka.

Seperti yang dikatakan oleh wakil direktur utama PT PBB, M Farhan melalui sambungan telepon dari Surabaya. Farhan yang sedang berada di Bali mengatakan bahwa daya tarik permainan Persib menjadi alasan utama pihak ESPN STAR untuk memasukannya dalam program acara mereka.

“Football Asia adalah program acara tiap minggu dari ESPN STAR, menampilkan beberapa pertandingan terbaik di Asia. Dan mulai tahun ini, mereka berencana mengembangkannya. Lalu karena mereka menilai pertandingan-pertandingan Persib termasuk yang terbaik, disamping rating siaran langsungnyapun cukup tinggi. Maka mereka berniat untuk membeli hak siar pertandingan-pertandingan Persib ke pihak ANTV,” jelasnya.

ANTV adalah pemegang hak siar Liga Super Indonesia selama 10 tahun. Pada acara bidding yang dilakukan BLI pada tanggal 19-20 Januari 2007 kepada seluruh televisi nasional kala itu, ANTV berhasil memenangkannya dengan nilai 100 miliar dengan durasi 10 tahun.

Maka dari itu, jika pihak ESPN STAR berniat membeli hak siar setiap tim di Liga Super Indonesia, termasuk Persib, maka negosiasi dilakukan dengan pihak ANTV, dan bukan Persib. Persib hanya mendapatkan fee sebesar 20 jt setiap pertandingan yang akan disiarkan langsung oleh ANTV.

“Memang dari nilai finansialnya, kita bisa dibilang tidak mendapatkan banyak keuntungan. Namun jika dilihat dari banyak sudut, jika memang rumor itu benar, maka Persib dan warga jawa barat lainnya pun mendapatkan banyak keuntungan. Antara lain adalah dengan nilai promosi. Bisa dibilang Persib itu adalah artisnya,” lanjutnya.

Namun, warga Indonesia yang dapat menangkap siaran ANTV tidak usah khawatir pertandingan-pertandingan Persib akan hilang dari chanel ini, karena walaupun hak siar pertandingan Persib dibeli oleh ESPN STAR, ANTV masih terus menyiarkan langsung pertandingan-pertandingan Persib sesuai jadwal.

Farhan sendiri sampai saat ini belum mendapatkan konfirmasi lanjutan dari pihak ANTV terkait rumor pembelian hak siar pertandingan Persib ini.

“Saya sudah coba menghubungi mereka, namun sampai saat ini belum ada jawaban dari pihak ANTV, Kita tunggu saja,” tutupnya.



sumber : simamaung.com